Wisata Candi Abang dan Sejarahnya

Candi Abang, Candi unik yang Terpendam di bawah Bukit Teletubbies

Keindahan wisata alam jogja memang tidak akan pernah ada habisnya bila dijelajah, salah satunya adalah wisata candi. Ada banyak sekali  candi yang tersebar di Jawa Tengah, termasuk di  jogja yang memiliki candi prambanan dan namanya pun sudah mendunia. Namun hari ini kita  mau mengenalkan salah satu candi unik yang sama sekali berbeda dengan candi-candi lainnya di jogja yaitu Candi Abang. Candi ini berada di Dusun Sentonorejo, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman Yogyakarta. Untuk mencapai candi unik ini bisa melaluinya dari jalan Jogja-Solo, yang menuju kearah Prambanan.

Begitu Sampai di Terminal Prambanan, cari Jalan Raya Jogja-Piyungan Km 8. Disana ada papan petunjuk arah kekanan (barat) bertuliskan Objek Wisata Candi Abang dan Gua Sentana. Candi ini berada di puncak bukit di pinggir jalan desa, sekitar 1,5 kilometer sebelah Barat Jalan Raya Jogja-Piyungan. Disarankan bila ingin menuju ke Candi ini sebaiknya menggunakan kendaraan roda dua. Karena jalannya agak kurang bagus dan akses menuju ke Candi masih dikelilingi hutan.

Keunikan Candi Abang

Keunikan dari Wisata Candi Abang adalah candi ini dibangun dengan batu bata merah. Kenapa candi ini menjadi salah satu destinasi menarik yang patut dikunjungi saat berlibur di jogja? Candi ini menarik karena agak tidak lazim. Jika ada candi berbahan batu bata merah di daerah Jawa bagian tengah, khususnya di jogja. Sayangnya kita tidak bisa bercerita lebih jauh tentang relief yang ada di Candi Abang karena candinya terkubur di dalam tanah yang berbentuk seperti Bukit Teletubbies. Itu sebabnya, Candi ini menarik karena agak tidak lazim saja jika ada candi berbahan batu bata merah di daerah Jawa bagian tengah, khususnya di jogja. Beberapa orang berfikiran bahwa candi ini adalah tempat penyimpanan harta karun jaman dahulu, oleh sebab itulah banyak orang yang tidak bertanggung jawab untuk mencari barang-barang berharga disana. Tapi setelah diresmikan candi ini sudah dilindungi oleh pemerintah.

candi-abang-berbah-jogja-1

Selain dikenal dengan nama candi abang berbah, Candi ini juga popular dengan sebutan lain yaitu bukit Teletubies. Karena bentuknya yang membentuk seperti bukit yang ada di dalam film teletubies, jadi kebanyak orang-orang menyebutnya bukit teletubies. Candi ini akan terlihat berwarna hijau ketika musim hujan, sedangkan jika musim kemarau bukit ini akan berwarna seperti gundukan berwarna coklat, karna kondisi bukit yang sangat kering.

Keindahan Candi

Selain menikmati keindahan bukit di candi ini, para wisatawan juga bisa berburu sunset untuk mendapatkan hasil foto yang bagus. Untuk akses mencapai bukit ini para wisatawan harus berjalan kaki terlebih dulu karena medan menuju ke bukit ini banyak bebatuan dan agak curam. Tips lain untuk yang mau datang ke Candi Abang ini, jangan datang di siang hari karena akan terasa panas yang sangat menyengat dan Bawalah bekal makanan dan minuman secukupnya, sebab di lokasi tidak ada warung makan dan minum. Tapi untuk para wisatawan yang berkunjung ke candi ini yang membawa makan dan minuman diharapkan menjaga kebersihan di sekitar lingkungan candi agar wisata jogja ini bisa tetap terjaga keindahannya.

Mitos dibalik Candi Abang

Masyarakat setempat masih meyakini bahwa Candi Abang dijaga oleh tokoh yang sangat dihormat bernama Kyai Jagal, yang memiliki tubuh besar dan rambut panjang. Kyai Jagal adalah pelindung dari semua kerusakan. Di zaman Jepang, banyak orang sering berlindung di kompleks ini karena percaya bahwa Kyai Jagal akan melindungi mereka. Kepercayaan masyarakat akan adanya sosok Kyai Jagal sangat besar. Hal ini kemudian memunculkan kisah bahwa ada sebongkah emas yang ukurannya sama dengan anak kerbau dan dipercayai ada di dalam tubuh Candi Abang. Meski begitu, tak ada yang pernah menemukan bongkahan emas tersebut.

Dijadikannya Tempat Pesugihan

Terlepas dari mitos tersebut, setiap tempat khususnya candi memang memiliki sejarah tersendiri di kalangan masyarakatnya. Seperti Candi Abang yang akan selalu dikaitkan dengan kisah harta terpedam atau cerita tentang tempat mencari pesugihan. Hal ini justru akan menjadi daya tarik tersendiri bagi Candi Abang.

Selain itu, satu hal yang sebenarnya  tak boleh kita lupa, bahwa Candi Abang ini pernah menjadi satu diantaran banyak pusat peradaban leluhur bangsa Indonesia, yang tentu saja tak boleh kita abaikan keberadaannya.

Selamat berlibur, jangan lupa menjaga kebersihan agar alam Indonesia tetap cantik ?

Mohon Beri Nilai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *