Gunung Nglanggeran Gunungkidul

Gunung Api Purba Nglanggeran Gunungkidul

Gunung Nglanggeran – Merupakan Gunung Api Purba kini makin ramai dikunjungi oleh para wisatawan baik domestik maupun manca negara. Banyak dari pengunjung yang datang biasa berkelompok bersama anggota organisasi maupun keluarganya, namun banyak juga yang datang hanya bersama pasangan pacarnya. Yah maklum saja remaja dan kaum pemuda akan merasa santai dan menyenangkan jika melakukan petualangan maupun berjalan-jalan dengan pendamping hidupnya. Namun ada juga yang ingin datang kelokasi wisata baru ini tapi tidak tau jalan menuju lokasi tersebut. Nah gambar berikut adalah peta untuk menuju lokasi. Untuk mempemudah memahaminya akan saya bagi menjadi 2 jalur :

  1. Dari arah Yogyakarta sekitar 25km dengan rute: Ring road timur – Perempatan Jalan Wonosari – Jalan Wonosari – Bukit Bintang – Radio GCD FM – Ada Perempatan belok kiri – Stasiun Relay Indosiar, Desa Ngoro-ngoro – Puskesmas Pathuk II – Belok kanan – Desa Nglanggeran. Gunung Nglanggeran sendiri sebenarnya sudah mulai kelihatan saat anda melewati Stasiun Relay Indosiar. Sehingga jangan khawatir kalau kemungkinan tersesat, lihat saja gunungnya sebagai petunjuk ke lokasi.
  2. Dari arah Wonosari sekitar 20km dengan rute: Bunderan Sambi Pitu – Belok kanan kearah Desa Bobung (Desa kerajinan Topeng) jangan ke arah Timur (Ke Nglegi). Dari Bunderan Sambi Pitu, Desa Nglanggeran berjarak sekitar 5 Km. Jalan menuju ke sana sudah mulus namun ada sedikit tanjakan yang lumayan tinggi. Jadi berhati-hatilah.

Kawasan ini merupakan kawasan yang litologinya disusun oleh material vulkanik tua dan bentang alamnya memiliki keindahan dan secara geologi sangat unik dan bernilai ilmiah tinggi. Dari hasil penelitian dan referensi yang ada, Gunung Nglanggeran dinyatakan sebagai Gunung Berapi Purba.

peta-nglanggeran

Lokasi Objek Wisata

Pertama kali masuk kita disuguhi bangunan Pendopo Joglo Kalisongo. Dan bila kita lanjutkan perjalanan kita lewat jalan setapak untuk mendaki gunung ini, maka akan terlihat 3 gardu pandang. Yaitu gardu pandang rendah, intermediate dan yang paling puncak. Sesampainya di puncak gunung kita dapat melihat pemandangan di bawah berupa ladang  sawah, kebun, dan tower berbagai saluran televisi. Tempat ini cocok untuk outbond, ngecamp, tracking ataupun panjat tebing.

Untuk saat ini pengunjung dari Gunung Api Purba Nglanggeran ini lumayan banyak. Tidak hanya wisatawan domestik saja, wisatawan mancanegara juga banyak yang sudah menyambanginya. Ada yang berkunjungnya berkelompok bersama anggota organisasi atau keluarganya, namun banyak pula yang hanya berduaan sama pacarnya. Lumayan pas kok tempat ini sebagai tongkrongan muda-mudi. Hehehe.,

Fasilitas Ekowisata Gunung Nglanggeran :

  1. Posko Kesehatan
  2. Pusat Informasi
  3. Balai Petemuan
  4. Pusat Kuliner
  5. Home Stay
  6. Fasilitas MCK
  7. Tempat Ibadah
  8. Jalur pendakian
  9. Camping Ground

Wahana Wisata yang ditawarkan :

  1. Gunung Kelir

Disebut Gunung Kelir karena bentuk dari gunung tersebut menyerupai kelir dan dipercaya ditempat tersebut merupakan tempat tinggal dari Ongko Wijoyo dan Punakawan.

  1. Sumber Air Comberan

Sebuah mata air yang tidak pernah mengalami kekeringan di Puncak Gunung Nglanggeran. Air di Sumber Air Comberan diyakini dapat membuat awet muda jika digunakan untuk mencuci muka.

  1. Gunung Gedhe

Sesuai dengan sebutannya Gunung Gedhe adalah gunung terbesar diantara gunung-gunung lain. Merupakan puncak tertinggi dari Gunung Nglanggeran, para pendaki sering menggunakan tempat ini untuk tempat istirahat dan berkemah.

  1. Gunung Bongos

Tempat untuk meletakkan Blencong dan gunung tersebut berwarna hitam menyerupai arang.

  1. Gunung Blencong

Gunung menyerupai Blencong dan sebagai penerangan/lampu Kyai Ongko Wijaya saat berkumpul dengan Punokawan.

  1. Gunung Buchu

Bentuknya yang tinggi dan runcing Gunung Buchu digunakan untuk panjat tebing oleh pecinta alam, sampai saat ini pendaki yang berhasil menaklukkan masih bisa terhitung dengan jari. Baru 3 tim pendaki yang sukses menancapkan bendera di puncak Gunung Buchu.

  1. Tlogo Wungu

Hanya orang-orang tertentu yang dapat mengetahui keberadaannya, bagi orang yang benar-benar bersih dan menjalankan ”Prihatin” akan mengetahui tlogo Wungu tersebut, terletak disebelah ujung timur Gunung Nglanggeran. Konon tempat ini sebagai pemandian Widodari. Jikalau bisa melihat keberadaan tlogo tersebut akan terdapat Tlundak emas, dan Canthing Emas.

  1. Tlogo Mardhido

Sebagai tempat pemandian Jaran Sembrani tunggangan Widodari. Konon terdapat bekas tapak kuda Sembrani yang membekas dibatu.

  1. Talang kencono

Sebagai talang air dari tlogo Mardhido sampai Jimatan Kota Gedhe Yogyakarta.

  1. Pemean Gadhung

Mitos dinamakan Pemean Gadhung karena batang gadhung tersebut ujungnya sampai dipuncak gunung Merapi. Tempat ini sekarang dihuni banyak monyet, kelelawar dan juga ular.

Penasaran dengan tempat wisata yang satu ini? Wira Transport siap mengantarkan anda ke berbagai tempat wisata di Yogyakarta.

Mohon Beri Nilai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat