Bus Scania Dengan Fitur Control Canggih nya

system control bus scania

Bus Scania Tambahkan Fitur Control Canggih demi kenyamanan penumpang

Control Canggih Bus Scania Seringkali sopir bus dari Perusahaan Otobus (PO) melakukan tindakan menyimpang yang merugikan penumpang dan Pemilik PO-nya. Kebiasaan pola mengemudi yang buruk sering berhenti lama tanpa mematikan mesin, dan lainnya menjadi masalah umum yang menggerogogit kenyamanan dan keamanan jenis angkutan tersebut. Menanggapi hal tersebut PT United Tractors Tbk (UT) distributor utama penjualan bus dan truk Scania di Indonesia. Baru saja mengoperasikan Command Center Control Canggih berlokasi di lantai 2 kantor pusat UT di kawasan Cakung, Jakarta Utara.

bus scania

Baca selengkapnya

Mohon Beri Nilai

Aquaplaning, Resiko Berkendara Saat Hujan

tips berkendara || resiko aquaplaning

Aquaplaning, Resiko Berkendara Saat Hujan

Resiko Aquaplaning – Berkendara di musim hujan wajib memiliki kewaspadaan tinggi karena tingkat risiko kian bertambah. Salah satu bahaya yang selama ini kurang diperhatikan adalah genangan air yang bisa menimbulkan efek aquaplaning pada ban kendaraan. Resiko Aquaplaning atau disebut juga hydroplaning merupakan gejala dimana posisi ban saat melintasi lapisan tipis air di suatu permukaan yang tidak menapak dengan seutuhnya pada permukaan aspal. Diakibatkan oleh tekanan pada genangan air, biasanya akibat ban tidak bisa memecah atau mengurai genangan air. Hal ini menimbulkan kendaraan akan mudah mengalami hilang kendali dan tergelincir sehingga menimbulkan risiko.

hydroplane

Baca Juga : Penampilan terbaru Toyota Avanza “facelift” 2019

Aquaplaning merupakan kondisi yang tidak bisa diprediksi karena kontur jalanan tidak menentu. Pada kecepatan pelan, kondisi ini tidak memengaruhi apa-apa, tetapi pada kecepatan tinggi maka momentum atau terjangan ban akan membuat daya angkat ke atas yang mendorong permukaan ban. Ketika kendaraan melaju pada kecepatan rendah, tapak ban pasti akan mengikuti kontur jalan. Namun, saat kondisi jalan basah atau melewati genangan air, daya cengkeram ban bisa berkurang karena tidak mendapatkan traksi lepas traksinya dari permukaan jalan. Apalagi dalam kecepatan tinggi, traksi ban bisa lebih menurun secara signifikan.

resiko aquaplaning

Yang berdampak sebuah mobil mungkin akan mengalami selip atau tergelincir dan bisa memutar posisi dengan sendirinya. Pada sepeda motor, resiko aquaplaning bisa saja terjadi pada kecepatan rendah jika bannya tipis dan tingkat genangan airnya cukup dalam, yang berakibat  bisa kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Jika motor melintas pada genangan air sedalam 5  / 10 cm dengan kecepatan 40 km kemungkinan akan mengalami Aquaplaning. Karena adanya lift force(daya angkat) pada roda depan tersebut akibat kecepatan massa. Jika motor datang dengan kecepatan tinggi, berarti hempasan air yang mengangkat ke atas akan semakin besar.

Baca Juga : Batas aman mobil saat terobos banjir

kecepatan aquaplaning

Sebelum berkendara dianjurkan untuk mengecek dan mengganti ban. Kondisi ban yang sudah botak atau Threat Wear Indicator (TWI)-nya sudah mulai aus ditambah dengan profil ban yang tidak memadai saat kondisi hujan, akan menambah potensi pengendara mengalami aquaplaning.

Tips Menghindari Aquaplaning

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terutama pada Kondisi Hujan, Pengendara perlu memperhatikan hal hal berikut :

  1. Perlambatlah laju kendaraan Anda saat melintasi genangan air untuk memperkecil risiko terjadinya selip dan menambah jarak aman dengan kendaraan di depan.
  2. Jangan pernah menginjak gas ketika melewati aquaplaning. Karena ada kemungkinan saat melewati aquaplaning, ban akan mengalami spin out di salah satu bagian atau bahkan dua ban sekaligus.
  3. Selalu siap dengan wiper karena kemungkinan air akan naik ke kaca.

Baca Artikel lainnya : Hanya selisih 1 Jutaan, Mending beli Honda Brio atau Toyota Avanza?

Gejala Aquaplaning bisa dirasakan ketika kemudi tiba-tiba terasa ringan dan kendaraan tidak merespons gerakan kemudi. Gejala lain yang harus diwaspadai adalah adanya putaran mesin (RPM) naik turun secara tiba-tiba namun tanpa peningkatan kecepatan.

resiko aquaplaning

Jika mobil mengalami aquaplaning, hal yang harus segara dilakukan adalah mengurangi kecepatan tanpa melakukan pengereman dengan cara melaukan akselerasi secara bertahap. Tunggu sampai laju kendaraan melambat dan memungkinkan ban untuk mendapatkan kembali cengkeraman. Bila kendaraan sudah sampai tergelincir, Anda harus menjaga kemudi agar tetap kearah yang dituju sampai mobil bisa berjalan lurus lagi. Jagalah tekanan konstan dan ringan pada pedal gas.

[cool_tag_cloud]

Mohon Beri Nilai

WhatsApp chat